Labuan Bajo, Kominfo
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, dan Wakil Bupati Manggarai Barat Yuianus Weng, menerima kunjungan dari Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP.). Pertemuan berlangsung di ruang rapat Bupati Manggarai Barat Senin (15/5).
AIHSP merupakan kemitraan Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia untuk menguatkan sistem ketahanan kesehatan yang menggunakan pendekatan integrasi antara kesehatan Manusia, kesehatan hewan dan kesehatan lingkungan satwa liar.
Kemitraan Australia Indonesia untuk ketahanan kesehatan adalah program lima tahunan 2020-2025 yang di rancang untuk meningkatkan ketahanan kesehatan nasional di Indonesia .
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat sistem ketahanan kesehatan dalam mencegah, mendeteksi dan merespon kedaruratan kesehatan masyarakat dan kesehatan hewan serta meningkatkan koordinasi respon terhadap ancaman kesehatan nasional, regional dan global.
AIHSP di rancang berdasarkan rencana aksi Nasional ketahanan kesehatan Indonesia yang menekankan pada pencegahan deteksi dan penanggulangan terhadap ancaman kesehatan yang muncul, serta instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2009 yang menekankan koordinasi efektif,peran ketahanan kesehatan di antara berbagai lembaga dan tingkat Pemerintahan Australia dan Indonesia telah sepakat bahwa AIHSP juga akan mendukung agenda transformasi sektor kesehatan melalui peningkatan pelayanan kesehatan primer dan kesehatan masyarakat.
Dalam audience tersebut mendengarkan persentasi Bonaventura Taco dari Balidbangda Propinsi NTT dan drh. Sitti Ganefa Pakki dari P2PM Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Bonaventura Tacodari Balidbangda Propinsi NTT mengatakan, lokus nasional program AIHSP di lima Propinsi di antaranya Jawa Tengah, Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Bali dan NTT. Sedangkan untuk NTT ada empat Kabupaten di antaranya, Kabupaten Sumba Barat Daya, Belu, Alor dan Manggarai Barat, dan di harapkan ada dua Kecamatan yang menjadi percontohan di Manggarai Barat, ujar Bonaventura Taco dari Balitbangda Propinsi NTT.
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi berharap agar program AIHSP ini bisa di laksanakan di dua Kecamatan di Manggarai Barat. Dua kecamatan yang di rekomendasikan, pertama Kecamatan Komodo dan Kecamatan Lembor Selatan.
Dirinya merekomendasikan Kecamatan Komodo, karena kecamatan Komodo memiliki banyak spot wisata. Demikian halnya dengan Kecamatan Lembor Selatan, Lantaran Kecamatan ini memiliki kawasan lahan yang sangat luas dan sangat dekat akses menuju obyek wisata Wae Rebo Kabupaten Manggarai.
Dalam kesempatan itu Bupati Edi meminta agar program AIHSP ini tidak hanya untuk penyakit manusia,.hewan dan satwa liar, Namun saat ini Manggarai Barat sedang menghadapi satu jenis penyakit pisang mengalami keguguran dan mengering.
"Di empat bulan terakhir ada fenomena, pisang pada berguguran, mengering,.Jika batang pisang tersebut di berikan, untuk makanan babi, maka risikonya babi mati" ujar Bupati Edi.
Dirinya berharap agar program AIHSP juga untuk mencermati dan mendeteksi penyakit ini, sebab kebutuhan baik buah pisang maupun batang pisang sangat di butuhkan oleh masyarakat, sebab selain di konsumsi oleh manusia, pisang juga sebagai bahan makanan untuk ternak,oleh karena itu perlu di deteksi, jangan sampai penyakit itu bisa menular,katanya.
Rombongan AIHSP yang datang di antaranya,
Tim dari Kementerian Kesehatan – Ketua Tim Kerja P2PM, drh. Sitti Ganefa Pakki, M.Epid
Bappelitbangda Prov NTT - Bonaventura Taco (Perencana Ahli Muda Bidang PPM dan Bernardus Gappi, Staff Bidang Ekonomi,
AIHSP: Tim Nasional AIHSP antara lain dr. Anung Sugihantono, M.Kes Adviser Health Security AIHSP, Isradi Aliredja Deputy Director Implementation, Andrew Prasetya Program Manager Human Health.Tim yang datang dari NTT antara lain Mei Tatengkeng Koordinator Provinsi NTT, Marselinus Levi Koordinator Kabupaten Manggarai Barat, Dorkas Koebanu Coordinator Activity dan Esterita Pah Admin Assistant
Sementara itu rombongan AIHSP di terima oleh Bupati Edistasius Endi, Wakil Bupati YuliWakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Asisten III Sekda Hilarius Madin, Kepala Bapeda Antonius Petrus Rasyid, Kepala Dinas Kominfo Paulus Setahu, Kepala BPBD Mateus Ngabut, Kepala Dinas Kesehatan Paulus Mami, Sekwan Stefanus Jemsifori, dan beberapa Pimpinan OPD lainya. (Frument)
Bupati dan Wabup Mabar Terima Audience Rombongan AIHSP
Share:




