Menu Close

PDP FN Asal Welak Meninggal Karena Gagal Ginjal Kronis.

Labuan Bajo, Kominfomabar – Merespon informasi yang berkembang di tengah masyarakat, terkait 1 (satu) orang pasien berinisial FN (52), warga Kecamatan Welak Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang meninggal di RSUD Komodo Labuan Bajo, Kamis, 16 April 2020, pukul 11:15 WITA, dengan ini di informasikan bahwa pasien FN berstatus PDP.

Demikian disampaikan Kadis Kesehatan Mabar Paul Mami kepada media center Covid19 Mabar, Kamis (16/4) di Labuan Bajo.

Kadis Kesehatan menjelaskan terkait kronologi perjalanan hingga kematian pasien di RSUD Komodo adalah sebagai berikut :
1. Tanggal 15 April 2020, pukul 05:30 WITA, pasien dibawa ke Puskesmas Orong Kecamatan Welak oleh keluarganya dengan keluhan sesak napas. Petugas Puskesmas melakukan anamnesa (wawancara mendalam) dan screening untuk menanyakan riwayat perjalanan pasien sesuai dengan SOP penanganan COVID 19.

Keluarga mengaku bahwa pasien pernah melakukan kontak dengan tetangganya (7 April 2020) yang baru saja pulang dari Bali. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di puskesmas, pasien kemudian dirujuk ke RSUD Komodo Labuan Bajo.

2. Tanggal 15 April 2020, pukul 16:30 WITA, pasien tiba di ruang isolasi RSUD Komodo. Petugas kesehatan ruang isolasi melaporkan kondisi pasien kepada dokter penanggung jawab untuk mendapatkan instruksi lebih lanjut berupa terapi dan pemeriksaan penunjang.

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil pasien mengalami gagal ginjal kronik.
Gagal ginjal kronik dapat menyebabkan asidosis metabolic/ganguan keseimbangan asam-basa dalam tubuh yang mana kadar asam dalam tubuh sangat tinggi.

Kondisi ini ditandai dengan beberapa gejala seperti linglung, sakit kepala, nafas pendek & cepat (sesak nafas), mual muntah, lelah atau mengantuk, nafsu makan menurun, denyut jantung meningkat.*

3. Tanggal 16 April 2020 pukul 04:30 WITA, kondisi pasien makin menurun dan pada pukul 11:15 WITA pasien dinyatakan meninggal. Petugas kesehatan RSUD Komodo tetap mengambil sampel swab pasien untuk diuji lebih lanjut di laboratorium.

“PDP dilakukan pemulasaran jenazah sesuai protap dan dikuburkan di Tempat Pemakaman umum pemerintah Manggarai Barat di Manjerite pada tanggal 16 April 2020,” pungkas Kadis Kesehatan Paul Mami

Turut hadir pada pemulasaran almarhum FN, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kabag Kesra, Kabid Layanan Kesehatan Dinkes Mabar, Kadis PUPR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *