Menu Close

PD Muhammadiyah Mabar Audiensi dengan Bupati Mabar

Labuan Bajo, Kominfomabar – Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT melaksanakan audiensi dengan Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch Dula terkait program pendidikan sosial kemasyarakatan serta pengelolaan aset Muhammadiyah berupa tanah seluas 61 hektar di lemes desa Macang Tanggar Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (30/6) di ruang kerja Bupati Manggarai Barat.

Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch Dula (Bupati Gusti) dalam arahannya menyampaikan apresiasi pada Muhammadiyah atas kontribusinya bukan hanya bagi negara tapi juga bagi daerah ini.

“Muhammadiyah telah berkontribusi besar bagi negara dan daerah ini, untuk itu saya mengapresiasi terhadap sumbangsih selama ini bagi kemajuan daerah ini,” katanya

Bupati Gusti mengharapkan agar Muhammadiyah bisa memanfaatkan lahan wakaf yg luasnya hampir 62 hektar tersebut untuk kemajuan daerah Mabar di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, kebudayaan dan pariwisata.

“Saya mengharapkan agar Muhammadiyah kedepannya bisa mendirikan rumah sakit, universitas, dll dengan memanfaatkan lahan yang luasnya hampir 62 hektar di daerah lemes desa Macang Tanggar,” harap Bupati dua periode tersebut.

Sementara itu sekretaris umum PDM Muhammad Arun, S. Pd menyampaikan terimakasih atas kaluangan waktu Bupati Gusti dalam menerima kami untuk beraudiensi tentang pengembangan PDM kedepan dimarahin ini.

Dikatakannya tujuan dari audiensi ini yang pertama silaturami Muhammadiyah selaku ormas dengan pemerintah, dan menjelaskan tentang program PDM menyangkut pendidikan sosial kemasyarakatan, termasuk rencana pegelolaan aset Muhammadiyah lahan seluas 61 hektar di Lemes Desa Macang Tanggar

“lahan seluas 61 hektar saat ini sudah buatkan master plan untuk pemanfaatan diantaranya lembaga pendidikan MBS, SD, SMP, SMA/SMK, PTM, Rumah sakit, Badan Usaha Milik Muhammadiya, TK Aisiyah, Pertamina dll dan saat ini sedang dilakukan pembangunan SMK Kepriwisataan melalui dana swadaya dari anggota PDM,” ungkap Sekum PDM Mabar

Arun menjelaskan yang paling penting juga kalau pemerintah membutuhkan keterlibatan ormas/ swasta dalam pembangunan pendidikan kita siap membuka diri karena
PDM selaku stake holder di daerah siap bermitra dengan Pemda Mabar dalam rangka mendukung pembangunan segala sektor, ucapnya

Untuk diketahui bahwa tanah wakaf itu awalnya 100 hektar yang di serahkan oleh tua ulayat Mburak tahun 1990 an, saat itu masih PDM Kabupaten Manggarai, setelah terbentuk PDM Mabar tahun 2004 salah satu perhatian adalah sejak tahun 2007 dilakukan PDM berusaha perbaharui dokumen surat tanah.

“Dan alhamdulillah atas upaya tersebut pada tahun 2017 sertifikat diterbitkan oleh BPN Mabar,” katanya

Turut hadir saat audiensi tersebut Wakil Ketua PDM Mohamad Yasin, S.Pdi, Wakil Sekretaris
Nasrullah, S.Pd dan Bendahara Mohammad Albar, SE.

(Syarif ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *