Menu Close

“Mileneal Peduli Sampah”, Kemenko PMK Selenggarakan Gathering Positif di Labuan Bajo

LABUAN BAJO, KominfoMabar – Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) adakan kegiatan Gathering Positif dengan tema “Mileneal Peduli Sampah”, Selasa (18/2) di aula hotel Laprima Labuan Bajo.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (asisten II) Setda Manggarai Barat, Martinus Ban mewakili Bupati Manggarai Barat.

Sebelum kegiatan Gathering Positif Bermedia Sosial dengan Tema “Milenial Peduli Sampah” dimulai semua peserta yang hadir melalukan aksi nyata pungut sampah di pinggir pantai Hotel La Prima sampai ke Pantai Pede kemudian peserta menuju tempat Pengelolaan Daur Ulang Sampah untuk melihat proses daur ulang sampah.

Dalam sambutanya Asisten II menyampaikan pemerintah dan masyarakat Manggara Barat berterimakasi atas perhatian dari pemerintah pusat khususnya Kemenko PMK dalam mendukung pembangunan pariwisata khususnya berkaitan dengan pembangunan SDM melalui kegitan pada hari ini, dan hal ini merupakan implementasi dari Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi super prioritas.

“Masyarakat Labuan Bajo harus mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk wisatawan lokal maupun internasional, dan hari ini kita bicarakan mengenai Labuan Bajo bersih dengan memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan informasi – informasi positif dengan harapan masyarakat punya kesadaran hidup bersih, salah satu upaya pemerintah meningkatkan SDM adalah dengan Gerakan Nasional Reformasi Mental”, ujarnya

Sementara itu Plt. Asisten Deputi Nilai dan Kreatifitas Budaya Redemtus Alfredo Sani Ferat mengatakan bahwa Labuan Bajo telah menjadi salah satu dari 5 (Lima) destinasi wisata prioritas di Indonesia yang telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo. Karnanya masyarakat Labuan Bajo patur berbangga, namun harus memiliki rasa tanggung jawab yang besar untuk menjaga destinasi ini, oleh karena itu masyarakat Labuan Bajo harus mampu memberikan pelayanan dan kesan yang baik untuk para wisatan baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Mental kualitas Sumber Daya Manuasia (SDM) menjadi penting, jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan SDM yaitu merencanakan gerakan revolusi mental sebagai program yang cepat untuk pembangunan bangsa indonesia dengan mengacu pada integritas, etos kerja, dan gotong royong. Kegiatan hari ini merupakan salah satu strategi dalam memperluas pemahaman tentang revolusi mental melalui aksi nyata yaitu gerakan menuju Labuan Bajo bersih.

Senada dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Martinus Ban, ST, dirinya berharap kegiatan ini bisa menyadarkan kaum milenial Labuan Bajo akan pentingnya hidup bersih dan peduli terhadap sampah. Generasi milenial haru bias menjadi telada bagi masyarakat lainnya, ungkapnya.

Diskusi menghadirkan narasumber Kepala BTNK, Lukita Awang dengan materi, TNK Sebagai Destinasi Wisata Internasional, Marta Muslin, Koordinator Indonesia Waste Platform (IWP) dengan materi Mileneal Labuan Bajo Peduli Sampah, sedangkan Noudhy Valdryno, Politics and Governmen Facebook dengan materi strategi memviralkan konten positif di media sosial sedangkan Putri Silalahi Manajer Komunikasi Instagram dengan materi, Media Sosial untuk Promosi Destinasi Wisata Internasional.

Terdapat tiga sesi dalam diskusi ini, pada sesi ketiga seluruh peserta diwajibkan membuat konten serta mengupload ke media sosial dan akan dinilai konten – konten yang positif.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Kominfo Kabupaten Manggarai Barat Aurelia Meze, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Manggarai Barat Robi Ngolong, Kepala Balai Taman Nasional Komodo Lukita Awang, Coordinator Indonesia Waste Platform (IWP) Marta Muslin, Politics and Government Facebook Noudhy Valdryno, manajer Komunikasi Instagram Putri Silahi.

Kegiatan Gathering Positif Bermedia Sosial melibatkan 120 Peserta berbagai perwakilan Pramuka, Purna Paskibraka indonesia ( PPI ), Duta generasi remaja (GenRe), Relawan Teknologi Reformasi dan Komunikasi (RTIK), Dinas Kominfo, Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), TNI, DP2KBP3A, Mahasiswa/Pelajar dan para penggiat Media sosial ( netizen, blogger dan youteber).

(Edwin/Syarif ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *