Menu Close

Kementerian Kominfo Gelar Seminar Produktif Menulis Promosi Wisata Labuan Bajo

KOMINFO MABAR; 26 Maret 2021 Labuan Bajo – Siapa yang tak kenal dengan pesona wisata di Labuan Bajo?
Salah satu Destinasi Super Prioritas dengan keindahan alam ini mampu memberikan magnet tersendiri bagi para wisatawan. Akan tetapi, pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi sektor pariwisata, khususnya Labuan Bajo.
Hal ini menjadi momentum bagi para generasi muda untuk membagikan cerita positif tentang paras indah wisata di Labuan Bajo.
Untuk itu, Kementerian Kominfo mengedukasi milenial dalam Workshop Genposting (Generasi Positive Thinking) tentang Produktif Menulis untuk Promosi Wisata Labuan Bajo secara langsung dan disiarkan secara daring melalui aplikasi zoom meeting serta channel YouTube Ditjen IKP Kominfo, Kamis (25/03) di La Prima Hotel Labuan Bajo
“Peningkatan inovasi dalam bidang promosi harus terus dilakukan. Mari menabung dan berwisata di #Indonesiasaja, karena wisatawan lokal dapat memberikan dampak yang besar untuk membangun ekonomi bangsa dengan mengunjungi gerbang pariwisata baru di Indonesia”, ujar Direktur IKPM Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary, ketika memberikan sambutan di Webinar “Produktif Menulis untuk Promosi Wisata Labuan Bajo” pada Kamis (25/3/2021).
Menurutnya, salah satu inovasi sederhana yang dapat dilakukan untuk meningkatkan promosi adalah dengan melakukan promosi interaktif lewat fenomena penyampaian pesan di media sosial.
“Dengan adanya dukungan teknologi komunikasi dan keberadaan media sosial, penggunaan media sosial di masa pandemi ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk membangun komunikasi yang baik antara pengelola destinasi dengan pengikut/calon wisatawan,” ungkapnya.
Sementara itu Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Gaye Tanus, Mewakili Bupati Manggarai Barat, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi khususnya mengurangi pengangguran menjadi latar belakang pembangunan pariwisata.
Gaye Tanus menjelaskan banyak hal yang telah dilakukan pemerintah di antaranya pembangunan Kawasan Marina, melakukan simulasi keamanan, membangun BTS di 24 area, pembangunan akses internet di 100 titik di sekolah, puskesmas, komunitas pariwisata, pasar, gereja, masjid, dan lain-lain.
Menurutnya, Pembangunan Destinasi Super Prioritas ini harus didukung dengan promosi wisata yang dilakukan bersama-sama, tidak hanya oleh pemerintah, tapi semua masyarakat, terutama kaum milenial. Inovasi promosi yang dapat dilakukan adalah promosi interaktif melalui media sosial.
“Generasi Muda adalah harapan dan aset bangsa, maju mundurnya daerah ini tergantung pada generasi muda”, ujarnya.
Workshop Genposting (Generasi Positive Thinking) tentang Produktif Menulis untuk Promosi Wisata Labuan Bajo juga menghadirkan pemateri antara lain Wawan Gunawan, MM, Direktur Pengembangan Destinasi Regional II, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kemenparekraf, Shana Fatina, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF), Rulli Nasrullah Praktisi Media Sosial.
Kegiatan Webinar Generasi Positive Thinking ini diselenggarakan oleh Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo diikuti 40 orang peserta yang hadir secara offline dan 149 peserta daring.
(Mckabmanggaraibarat/Syarif ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *