Menu Close

Bupati Mabar Pimpin Upacara Peringatan Harganas ke 27

Labuan Bajo, Kominfomabar – Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch Dula memimpin Upacara Dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) terus menggencarkan program Keluarga Berencana (KB), melalui program Pelayanan KB Sejuta Akseptor, Senin (29/6) di halaman Kantor Bupati Manggarai Barat.

Program Pelayanan Sejuta Akseptor dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada pukul 08.00 sampai dengan 15.00 waktu setempat. Dalam kegiatan ini juga akan dilakukan pencatatan rekor MURI dengan target layanan sejumlah 1.381.142

Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 tingkat Kabupaten Manggarai Barat serta pelayanan sejuta akseptor di pusatkan di Puskesmas Benteng, Desa Golo Pongkor Kecamatan Komodo.

Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch Dula dalam sambutanya menjelaskan pada tahun 2020 ini BKKBN bertekad untuk membangun cara dan semangat baru dalam membantu keluarga untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas dengan mengambil tema sentral Harganas ke-27 yaitu ‘BKKBN baru dengan cara baru dan semangat baru hadir di dalam keluargamu’.

Melalui program Bangga Kencana harus bisa menjangkau seluruh keluarga Indonesia termasuk keluarga-keluarga yang mengalami kesulļitan terutama di wilayah-wilayah miskin, padat penduduk, wilayah nelayan, kumuh, dan daerah tertinggal lainnya.

Hal ini dilakukan agar keluarga-keluarga Indonesia yang tinggal di wilayah tersebut dapat merasakan manfaat kegiatan program bangga kencana.

Salah satu upaya yang dilakukan yaitu pembentukan kampung keluarga berkualitas atau kampung KB yang telah direncanakan oleh presiden Indonesia Ir. Joko widodo pada 14 Januari 2016 di Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat yang pada saat ini sudah terbentuk 15.923 kampung KB di seluruh Indonesia.

Meskipun berada dalam pandemi Covid-19, pelayanan program bantuan Bangga Kencana tetap hadir di keluarga dengan memberikan pelayanan terbaik sesuai siklus usia reproduksi dan pendekatan siklus kehidupan dengan tetap memperhatikan aspek protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Dalam strategi pembangunan nasional, BKKBN mempunyai peran pada dimensi pembangunan manusia, maka BKKBN harus turut berkontribusi dalam pelaksanaan revolusi mental melalui keluarga.

“Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat dan merupakan media utama dalam penyemayan karakter bangsa, Keluarga merupakan pilar pembangunan bangsa, keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama yang mempunyai peran penting untuk memenuhi kebutuhan asih, asah, dan asuh sebagai implementasi pelaksanaan fungsi keluarga,” ungkap Bupati Gusti.

Terpisah Kepala BKKBN Pusat dr. Hasto Wardoyo mengatakan prinsip BKKBN dalam penyelenggaraan Harganas kali ini, memang berbeda seperti yang sebelumnya dan BKKBN ingin hadir di tengah masyarakat.

“Sehingga BKKBN dengan cara baru, kita siap menjadi sahabat keluarga, sahabat remaja, juga termasuk menjadi sahabat lansia. Karenanya hari ini BKKBN mengadakan layanan secara serentak pelayanan akseptor secara gratis di seluruh Indonesia,” katanya

Di sisi lain, dirinya menegaskan terkait program KKBPK yang kini menjadi Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), BKKBN tidak hanya mengirimkan saja alat kontrasepsi tetapi juga sampai dalam tahap memberikan langsung ke penggunanya.

Penyuluh KB juga diminta untuk membantu dengan catatan asal direkomendasikan oleh provider atau tempat layanan kesehatan, bidan, atau dokter yang ada.

“Itu juga menjadi bagian dari kinerja baru dengan tujuan agar rantai pasok kontrasepsi kita sukses. Ketika ingin menyediakan suntikan yang biasanya 3 bulan tidak menstruasi, kini kita sediakan suntik untuk 3 bulan tapi tetap bisa menstruasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Hasto menyampaikan di balik kesulitan pandemi kali ini, ternyata ada peluang bagi keluarga untuk lebih saling mengenal dan menjadi kesempatan bagi keluarga untuk memperbaiki dinamika yang terjadi.

“Dengan memahami satu sama lain dalam keluarga diharapkan akan semakin mengetahui celah-celah untuk menyikapi permasalahan yang terjadi. Untuk itu momentum Harganas, saya mengajak seluruh keluarga untuk memupuk komunikasi antaranggota untuk menciptakan ketahanan keluarga yang semakin kuat untuk mewujudkan keluarga berkualitas,” pungkasnya.

(Syarif ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *