Kebijakan

Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum

RPJMD Manggarai Barat

Partner


 INFORMASI KELULUSAN CPNSD K2

 

 

Login Form

Statistik Website

00181598
Today
Yesterday
This Week
This Month
All days
47
663
2387
15138
181598

Peternakan

Peternakan. Potensi peternakan di Kabupaten Manggarai Barat dilakukan melalui pengembangan terpadu antara ternak dengan kawasan perkebunan maupun dengan kawasan padang rumput.

Berdasarkan data kawasan yang cukup luas untuk melakukan usaha ternak adalah di Kecamatan Komodo 63.314 Ha, Kecamatan Sano Nggoang 21.745 Ha dan Kecamatan Lembor 19.619 Ha. Sedangkan untuk pemeliharaan ternak babi, kambing dan ayam tersebar merata di semua wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Sumbangan sub-sektor peternakan dalam PDRB Manggarai Barat tahun terakhir, yakni tahun 2005 adalah 8,47% dari total PDRB, prosentase ini cukup besar dari pada sumbangan sub-sektor perkebunan atau perikanan-kelautan.

Berdasarkan data tahun 2005, jumlah populasi ternak di Kabupaten Manggarai Barat adalah ternak besar 24.413, ternak kecil 32.155 dan ternak unggas 75.960 ekor. Pada saat ini, permasalahan yang dihadapi untuk meningkatkan produksi hasil ternak antara lain adalah lambatnya usaha penyediaan bibit ternak yang berkualitas, penyediaan sarana peternakan, keterbatasan kualitas pakan ternak, kesepakatan masyarakat untuk menetapkan lahan peternakan dalam arti status fungsi secara hukum lahan untuk menjamin pemeliharaan ternak, berjangkitnya berbagai jenis penyakit ternak baik pada sapi, kerbau, babi, kambing dan ternak unggas.

Berdasarkan data pemotongan hewan ternak selama 2 tahun, dari 2003-2004 menunjukkan konsumsi daging di Kabupaten Manggarai Barat mengalami peningkatan yang signifikan, khususnya konsumsi untuk daging sapi dan babi.

template Joomla