KOMINFO MABAR; Selasa, 09 Oktober 2018

LABUAN BAJO – “Selamat Pagiiiiii…,” demikian suara Wakil Bupati Manggarai Barat, drh.  Maria Geong,Ph.D., saat menyapa peserta kegiatan kebersihan yang serentak disambut jawaban dengan ucapan yang sama penuh semangat.

Meski mata sebagian peserta masih bengkak, akan tetapi wajah ceria nan penuh gairah nampak jelas terlihat yang menunjukkan kesiapsiagaan dan semangat mereka melaksanakan bakti kebersihan kota secara bergotong royong.

Kegiatan kebersihan kota diawali dengan apel bersama di Halaman Kantor Bupati Manggarai Barat yang dipimpin Wakil Bupati Maria Geong, Selasa (09/10/2018). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari (09-10 Oktober 2018) dan melibatkan seluruh instansi baik vertikal maupun horizontal, BUMN dan BUMD.

Wakil Bupati Maria Geong memberikan apresiasi atas antusiasme peserta yang datang pagi-pagi sekali untuk mengambil bagian dalam bakti sosial kebersihan kota. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mempercantik dan memperindah kota Labuan Bajo yang menjadi salah satu destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh peserta annual meeting IMF – World Bank 2018.

“Aktivitas memungut sampah bukanlah pekerjaan yang mudah, butuh perjuangan, karena kita akan memilih sampah, sesuatu yang kotor yang menimbulkan aroma yang tidak sedap dan tidak menyenangkan, namun harus kita lakukan,” kata Wakil Bupati Maria Geong.

Sampah adalah sesuatu yang sangat mengganggu pemandangan, menodai keindahan, mencemari lingkungan dan menyebabkan penyakit. Sampah dapat mengakibatkan pencemaran yang bisa membahayakan kesehatan.

Wakil Bupati Maria Geong mengakui, memang tidak mudah untuk melakukan pekerjaan memungut sampah dan karena itu dibutuhkan ketulusan dan keiklasan yang lahir dari kesadaran untuk melakukan hal itu.

Wakil Bupati Maria Geong mengatakan, Labuan Bajo sebagai destinasi wisata utama harus tetap dijaga dan dipelihara kebersihan dan keindahannya. Tempat wisata selalu identik dengan sesuatu yang indah, bersih, aman dan nyaman. Kesan inilah yang membuat mereka datang lagi dan tinggal lebih lama di Labuan Bajo menikmati tempat-tempat wisata yang menarik dan mempesona.

“Labuan Bajo telah mendapat kepercayaan dari Presiden sebagai salah satu kota yang akan dikunjungi oleh peserta pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia. Kita harus memberi kesan yang nyaman, aman, bersih dan indah kepada mereka sebagai tuan rumah yang baik,” ungkap Wakil Bupati Maria Geong.

Melalui kegiatan kebersihan kota, menurut Wakil Bupati Maria Geong, diharapkan dapat mendorong kepedulian masyarakat kota Labuan Bajo untuk tergerak merawat dan menjaga kota ini dari kesemrawutan sampah akibat perilaku membuang sampah secara serampangan sehingga tampak sebagai kota yang indah, cantik dan menarik.

Kegiatan kebersihan kota semakin giat dilakukan dalam rangka menyambut kunjungan peserta annual meeting IMF-World Bank yang saat ini sedang berlangsung di Denpasar, Bali.

Peserta dibagi dalam beberapa kelompok. Kegitan hari pertama difokuskan pada beberapa tempat di antaranya ada kelompok yang memusatkan kegiatannya di ruas jalan pasar Batu Cermin, Batu Cermin, SMK N 1 Labuan Bajo, Bukit Cinta.

Kelompok yang lain di ruas jalan SDK Wae Mata sampai dengan Pasar Baru. Sedangkan kelompok berikutnya lagi di Jembatan Putih, TPI, Pelabuhan Philemon, PELNI sampai Jembatan Pink.

Sementara para hari kedua kegiatan bersih kota ini difokuskan di sepanjang ruas jalan dari pertigaan Kampung Ujung, Paradise Café, Alam Kulkul, Panti Asuhan St. Damian Binongko. (Arnoldus Nggorong)


Cetak   E-mail