ATRAKSI CACI

Tari Caci ini berawal dari tradisi masyarakat Manggarai dimana para laki-laki saling bertarung satu lawan satu untuk menguji keberanian dan ketangkasan dalam bertarung. Tarian ini menggunakan kalus (cambuk) terbuat dari kulit kerbau yang dikeringkan, nggiling (perisai) terbuat dari kulit kerbau yang dikeringkan dan agang (penangkis) terbuat dari beberapa bambu kecil yang diikat menjadi satu dan dilekuk menjadi setengah lingkaran. Tarian caci memiliki makna yaitu sebagai media bagi para laki-laki Manggarai dalam membuktikan kejantanannya, baik dalam segi keberanian maupun ketangkasan. Walaupun terkandung unsur kekerasan didalamnya, kesenian ini memiliki pesan damai, sportif, saling menghormati dan keakraban.

Sumber Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab Manggarai Barat 2018


Cetak   E-mail