LABUAN BAJO – Bunyi tabuh drumband siswa SMAN 1 Komodo bergemuruh menghalau kebisingan kota Labuan Bajo menyambut peserta pawai pembangunan di Langka Kabe, Senin siang (20/8/2018).

Dentuman bas drum menggelegar berirama. Kombinasi alat musik tiup, perkusi, dan instrumen pit yang dimainkan dengan lihai dan gerakan yang ritmis menggelorakan semangat para penonton. Tak ketinggalan lenggak lenggok penari yang bergerak lincah mengikuti irama musik drumband tampil memukau.

Pelaksanaan pawai pembangunan berlangsung semarak. Sekitar 49 kelompok dengan 65 kendaraan meramaikan pawai pembangunan yang mengambil titik start di Kampung Ujung, Labuan Bajo.

Puluhan kendaraan dari berbagai instansi pemerintah, swasta, BMUD tampil dalam berbagai model dan dihiasi dengan beragam pernak pernik yang menarik dan indah. Ada yang menampilkan bentuk kapal, pesawat, menara mini, komodo, eksavator dan berbagai bentuk yang menarik perhatian warga kota Labuan Bajo.

Setiap kendaraan didandani layaknya bidadari sehingga tampil dengan menawan yang mengundang daya pikat tersendiri.

Pawai tersebut dilepas oleh Sekretaris Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Manggarai Barat, Drs. Salvador Pinto didampingi Camat Komodo, Abdulan Nur dan Plt. Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat, Aleksander Kelang,ST.MT.

Warga kota Labuan Bajo memadati pinggir jalan sepanjang arak-arakan pawai pembangunan yang melewati jalan-jalan di rute Kampung Tengah, Air Kemiri, PLN Gorontalo, Pasar Baru dan Wae Mata.

Mereka menyaksikan arak-arakan pawai tersebut dengan antusias sambil bertepuk sorak dengan riang. Sejumlah wisatawan mancanegara turut serta berada di kerumunan warga seraya memegang kamera hp untuk mengabadikan moment tersebut.

Peserta pawai diterima Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, di depan Kantor Bupati dengan didampingi Wakil Bupati Manggarai Barat, Drh. Maria Geong Ph.D beserta pejabat tinggi daerah. (Arnoldus Nggorong dan Valen Abu)


Cetak   E-mail