Kominfo Mabar; 21 Februari 2018

Labuan Bajo – Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat menyelenggarakan kegiatan pembinaan rohani dan pembinaan mental lintas agama bagi aparaturnya baik PNS maupun non PNS. Kegiatan tersebut dilangsungkan di aula Setda Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (20/2/2918).

Kegiatan pembinaan rohani dan mental lintas agama bari aparatur merupakan salah satu kegiatan dari serangkaian kegiatan yang diadakan Pemda Mabar dalam rangka mengisi Hari Ulang Tahun Kabupaten Manggarai Barat yang ke-15 tahun ini.

Kegiatan bertajuk pembinaan rohani dan mental lintas agama ini bertujuan untuk meningkatkan kehidupan religiositas dan karakter aparatur dalam menghayati panggilannya sebagai pelayan publik.

Lebih dari itu, aparatur Negara baik yang PNS maupun yang non PNS dapat semakin termotivasi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya terutama dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Tampil sebagai pembicara dalam kegiatan pembinaan rohani dan mental tersebut yakni rohaniawan Katolik Rd. Laurens Sopang,Pr, Ketua Muhamadiyah Kabupaten Manggarai Barat, Ustad Sakar Abdul Jangku, Pendeta W. Mince dari Gereja GMIT Labuan Bajo.

Romo Laurens Sopang yang tampil dalam kesempatan tersebut membawakan materi dengan tema “Spiritualitas ASN Mabar yang ramah, maju dan sejahtera”.

Romo Laurens, demikian biasa disapa, mengatakan, Manggarai Barat dapat maju hanya didukung oleh kinerja aparatur. Bila aparatur bekerja dengan baik dan bagus, maka Manggarai Barat akan maju, sebaliknya kalau kerjanya kurang bagus, maka yang terjadi adalah kemunduran.

Romo Laurens mengajukan pertanyaan menantang, apa yang dapat dilakukan sehingga Labuan Bajo yang sudah terkenal ini bisa bertumbuh dan berkembang lebih baik?

Ramah dalam memberikan pelayanan dan bekerja dengan hati. Itulah yang mesti menjadi modal bagi aparatur untuk mewujudkan Manggarai Barat yang ramah, maju dan sejahtera, demikian Romo Laurens.

“Ketika memulai dengan hati yang ramah, yang senang dan gembira, nilai-nilai luhur, selalu berdoa, berpengharapan, maka Mabar yang ramah dan maju bisa terwujud,” kata Romo Laurens.

Pada kesempatan tersebut, Romo Laurens juga mengajak semua jajaran ASN untuk sering berkomunikasi dengan Tuhan melalui doa. Seluruh pengabdian kita mesti tertuju kepada kemuliaan dan keluhuran Allah serta penghormatan terhadap sesama manusia.

“Melalui karya dan pelayanan yang ramah dan dengan hati, ASN dapat membawa keselamatan bagi sesama yang dilayani,” jelas Romo Laurens.

Dalam pada itu, Ustad Sakar Abdul Jangku, dalam sesi berikutnya, lebih menekankan agar jajaran ASN di Manggarai Barat harus selau mengucap syukur untuk segala sesuatu yang dialami dam diemban.

Dirinya juga mengaharapkan agar jajaran ASN di Mabar harus selalu memiliki komitmen dan menjaga konsistensi serta menjalankan tugasnya dengan penuh tanggungjawab.

Hadir dalam kegiatan pembinaan rohani lintas agama ini antara lain, Asisten  bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Drs. Benediktus Banu, sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, sejumlah pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN/BUMD para pejabat eselon III, IV dan staf. (Oleh : Frumensius Amas ; Editor: Arnold Nggorong)


Cetak   E-mail