Kominfo Mabar, Senin 26 Pebruari 2018

Labuan Bajo -Warga kota Labuan Bajo sangat antusias menyambut peringatan HUT Kabupaten Manggarai Barat yang ke-15. Serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Mabar cukup menyita perhatian warga kota Labuan Bajo dan sekitarnya.

Beberapa hari menjelang perayaan puncak HUT Mabar, sejumlah kegiatan dilaksanakan secara estafet. Beberapa di antaranya pameran di halaman kantor Bupati yang sudah dimulai sejak 15 Februari 2018, lomba gerak jalan diikuti 18 peserta (23/2), Pawai HUT Mabar (23/2), Konser HUT Mabar menampilkan Ronny and friends dan vocal group (jumat malam 23/2), Pemutaran Film tentang sejarah Manggarai Barat (jumat malam 23/2), Demonstrasi lukisan dari pelukis kenamaan Mabar (jumat malam 23), konser musik, Caci (24/2), Pemutaran Film tentang Revolusi Mental setiap malam selama pameran berlangsung, Lomba Dayung sampan (24 sd 25 Pebruari), dan upacara peringatan HUT Mabar pada perayaan puncak hari Senin, 26 Februari 2018. 

Atraksi Caci yang dimulai sejak hari Sabtu (24/4) disaksikan oleh Bupati Manggarai Barat, Pimpinan OPD dan sejumlah turis manca negara.  Tidak ada tuan rumah dan meka landang dalam caci ini, Caci ini mendapat antusias warga masyarakat Kota Labuan Bajo. Pementasan caci hari ini di tonton oleh ratusan orang, tampak memadati halaman Kantor Bupati Manggarai Barat demikian halnya turis asing, sangat asik menyaksikan budaya Manggarai.

Ibu Wati Ontong, warga Desa Batu Cermin pemilik forla vivian art shop di stand ekonomi kreatif, saat diminta tanggapannya mengungkapkan perasaan senangnya dengan sejumlah kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Manggarai Barat dalam rangka memeriahkan HUT Mabar yang ke-25.

“Kegiatan malam hiburan menjadi sarana yang dapat memberikan suasana gembira bagi warga masyarakat karena terus terang saja di kota Labuan Bajo sarana hiburan yang dapat dinikmati oleh warga biasa masih kurang,” ujarnya.

Selain itu juga, ungkapnya, dengan adanya kegiatan seperti ini banyak warga yang datang menyaksikannya dan ini menjadi peluang bagi para pedagang untuk menjajakan dagangannya yang dapat memberikan keuntungan ekonomis.

Hal senada dikatakan Ibu Eryani, warga Gorontalo, mengatakan, banyak orangtua yang membawa serta anak-anaknya untuk datang menyaksikan hiburan yang diselenggarakan oleh Pemda. Kesempatan seperti ini juga menjadi sarana mengakrabkan relasi anak dengan orangtua yang datang secara bersamaan untuk menonton acara-acara yang sangat menghibur.

“Orangtua dan anak dapat semakin dekat karena mereka pergi dan pulangnya bersama-sama dan sampai di rumah pun anak dan orangtua saling menceritakan hal-hal menarik yang disaksikan di tempat hiburan,” ujarnya.

Sementara itu banyak juga kaum remaja yang ikut menyaksikan acara hiburan tersebut. Bagi mereka kesempatan tersebut merupakan sarana sosialisasi diri untuk menikmati hiburan bersama teman sebayanya.

“Kami saling mengajak untuk datang menyaksikan acara hiburan ini. Namun kami tetap saling mengingatkan agar tidak nonton sampai larut malam. Kami batasi jam nonton sehingga orangtua tidak cemas pada kami anak-anaknya,” ungkap Selyn pelajar salah satu SMU di Kota Labuan Bajo.

Selanjutnya Selyn menjelaskan, manfaat yang dapat kami dapatkan dari moment seperti ini yaitu kami dapat mengendalikan diri dan tidak larut dalam kesenangan kami yang akhirnya juga kami yang susah di kemudian hari.

Ajang hiburan yang diselenggarakan Pemda menjadi wadah saling mempertemukan berbagai lapisan masyarakat yang melebur dalam suasana kegembiraan dan kebersamaan. (Umeng dan AN)