BUDI SETIYADI: LABUAN BAJO JADI ETALASE INDONESIA

Labuan Bajo – Hari masih sore, matahari pun mulai condong ke arah barat. Tepat pukul 15.35 Wita irama musik tradisional khas Manggarai membahana disertai lenggak lenggok penari menyambut tamu VIP dan mengaraknya menuju tempat acara Commercial Area Topping Off Ceremony di Pelabuan Ferry Labuan Bajo, Sabtu (5/5/2018).

Tak berapa lama alat musik dawai yang dipetik, sasando, berdenting  nyaring menghibur para tamu yang menyaksikan pemutaran video animasi menampilkan area komersial, bangunan hotel berbintang yang berdiri kokoh nan megah dan pelabuhan marina Labuan Bajo nan menarik.

Labuan Bajo termasuk dalam 10 destinasi wisata yang dikenal sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) dan menjadi prioritas Pemerintah Pusat dalam melakukan percepatan pembangunan infrastruktur transportasi, listrik dan air bersih demi menunjang pengembangan KSPN.

Pemerintah Pusat melalui BUMN, PT. Persero ASDP Ferry Indonesia tengah membangun proyek pengembangan pelabuhan penyeberangan yang terdiri dari marina, hotel berbintang dan area komersial.

Progres pembangunan proyek tersebut telah menunjukkan kemajuan yang cukup menggembirakan. PT. Persero ASDP Ferfy Indonesia menggelontorkan dana sekitar Rp. 400.000.000.000,- untuk pembangunan mega proyek tersebut.

“Total investasi untuk pembangungan proyek ini 400 miliar,” kata Ira Puspa Dewi, Direktur Utama ASDP Ferry Indonesia.

Infrastruktur yang memadai dan maju memberi kontribusi yang signifikan dalam berbagai segi kehidupan masyarakat termasuk cara berpikir dan pola perilaku.

Karena itu, Ira Puspa Dewi mengatakan, peradaban bangsa dimulai dari infrastruktur dan budaya tulis. Infrastruktur turut membawa perilaku baru bagi masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian PT. ASDP Ferry Indonesia terhadap masyarakat Labuan Bajo, sehari sebelumnya melakukan kegiatan membersihkan pantai di sekitar lokasi pelabuhan marina.

Dalam pada itu, Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, dalam sambutannya mengatakan, Labuan Bajo akan menjadi etalase Indonesia.

Maka dari itu, Budi Setiyadi menyatakan siap mendukung dan melakukakan kerja sama dengan PT. Persero ASDP Fery Indonesia dalam mengembangkan infrastruktur transportasi guna menunjang pariwisata.

“Kita akan memback up pembangunan bidang perhubungan untuk mendukung pembangunan pariwisata di Labuan Bajo,” ujarnya.

Budi Setiyadi pun mengajak semua pihak untuk bekerja sama memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Pusat sekaligus memuji  kemajuan pembangunan pelabuhan marina yang sangat luar biasa, apalagi bila sudah selesai.

“Kondisi seperti ini saja sudah sangat luar biasa. Terima kasih atas kerja sama yang telah dimulai sejak awal perencanaan proyek ini,” ujar Bupati Gusti Dula.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gusti Dula memperkenalkan berbagai pesona alam Manggarai Barat yang eksotik baik wisata bahari maupun beberapa obyek wisata alam lainnya yang memiliki daya pikat yang luar biasa seperti istana ular, gua batu cermin.

Di penghujung acara, PT. ASDP Ferry Indonesia memberikan sejumlah bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat Manggarai Barat berupa bantuan CSR Bidang Pendidikan, Standarisasi dan Sertifikat Kapal, Pemasangan Lampu Jalan dan Santunan kepada anak-anak pondok pesantren. (Arnoldus Nggorong)


Cetak   E-mail