Labuan Bajo – Gemerlap cahaya warna-warni menghiasi langit di atas lapangan sepak bola Kampung Ujung, Labuan Bajo, Sabtu (12/3/2018). Suara musik nan merdu menambah semarak suasana closing ceremony Festival Komodo 2018 yang dikemas dengan simpatik.

Alunan musik nan indah dan suara manis Yopi Latul, penyanyi nasional, menggoda warga masyarakat kota Labuan bajo dan sekitarnya. Lapangan sepak bola yang berukuran 7140 m2 tak mampu menampung ribuan warga yang datang dari berbagai penjuru kota. Meski harus berdiri berimpit-impitan mereka tetap berjibaku menyaksikan serangkaian acara yang disajikan.

Selain hiburan lagu-lagu, acara penutupan Festival Komodo 2018 juga menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya dari berbagai suku dan agama yang berdomisili di kota Labuan Bajo. Warga menyatu dalam keanekaragaman. Tak ada yang mempersoalkan asal usul  ras, suku, agama, dan kelompok. Mereka terpesona dalam sajian atraksi seni dan budaya dari masing-masing suku dan kelompok kategorial.

Pelbagai atraksi seni dan budaya yang ditampilkan menyatukan keanerakagaman yang ada di Manggarai Barat. Keragaman berubah menjadi kekuatan yang dahsyat dan harmoni yang menawan. Atraksi seni dan budaya nusantara yang dipentaskan menghantar penonton pada ketakjuban dan kekaguman akan kekayaan budaya Bangsa Indonesia.

Acara penutupan Festival Komodo 2018 ditandai dengan pesta kembang api dan juga diselingi dengan deklarasi anti hoax dan isu sara. Hal ini menandakan bahwa masyarakat Manggarai Barat ingin menjaga keutuhan NKRI. Karena itu, hoax dan isu sara mesti dicegah sedini mungkin.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Propinsi NTT, Marius Jelamu dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Festival Komodo 2018. Festival ini menjadi ajang yang tepat mempromosikan pariwisata.

Dalam pada itu, Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula mengatakan, kesuksesan Festival Komodo 2018 adalah buah kerjasama yang baik dari semua elemen dan ini sangat menggembirakan. Karena itu, modal inilah yang menjadi dasar untuk melaksanakannya lebih bagus lagi pada masa yang akan datang.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Adapun perlombaan yang diselenggarakan selama Festival Komodo 2018 adalah bola voly pantai, dayung sampan tradisional, dan menghias perahu.

Tampak sejumlah pejabat tinggi daerah lainnya turut hadir menyaksikan closing ceremony diantaranya Bupati Manggarai Barat, Drs.  Agustinus Ch. Dula, Wakil Bupati Manggarai Barat drh.  Maria Geong,Ph.D,  Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumo Wardono, SIK, M. si, Unsur Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat, Kepala Dinas Pariwisata dn Ekonomi Kreatif NTT Marius Jelamu, Sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Manggarai Barat,  Ketua Tim Pengerk PKK kabupaten Manggarai Barat Ny. Wyes Dula. (Arnoldus Nggorong)