ANGIN PUTING BELIUNG TERJANG KECAMATAN LEMBOR

Lembor–Hujan deras disertai angin putting beliung menghancurkan puluhan rumah milik warga Desa Poco Rutang Kecamatan Lembor. Kejadian tersebut terjadi hari ini, Kamis (07/12) pukul 13.30 Wita.

Camat Lembor Paulus Malu melaporkan Sebanyak 13 rumah rata dengan tanah, 23 dapur rusak berat, 2 penggilingan padi rusak berat, dan satu tempat isi ulang air rusak berat. Selain itu 1 orang warga menjadi korban tertimpa bangunan yang roboh. Korban saat ini sudah dilarikan ke Puskesmas Wae Nakeng.

“Sekitar pukul 13.00 Wita hujan mulai di wilayah Kecamatan Lembor. Pada saat yang sama terjadi angin putting beliung yang datang dari arah selatan. Tidak lama berselang kami dikagetkan dengan informasi adanya rumah yang roboh. Pukul 13.30 Wita, informasi mengenai rumah yang roboh semakin banyak, totalnya sangat signifikant yakni 13 rumah rata tanah, 23 buah dapur rumah rusak berat, 2 gudang penggilingan padi rusak berat, 4 rusak ringan, 1 depot air rusak berat bahkan ada 1 warga darr Desa Poco Rutang yang lagi berteduh di rumah persawahan Poco Koe tertimpa bangunan rumah. Saat korban sedang dirawat di Puskesmas Waenakeng,” kata Camat melalui sambungan Whatsapps.

Menurut Camat yang sebentar lagi memasuki masa purna bhakti ini, kejadian angin putting beliung yang manghacurkan puluhan rumah ini berlangsung sangat cepat. Dan ini yang kedua terjadi pada tahun 2017. Kejadian serupa sebelumnya terjadi pada awal bulan November. Dalam kejadian itu, puluhan rumah juga hancur berantakan. “Peristiwa angin putting beliung yang kedua terjadi pada tahun 2017,” katanya.

Dijelaskannya, saat ini pihak sedang mendata pemilik rumah yang sudah hancur. Dan langsung membuat laporan resmi kepada Bupati/Wakil Bupati Manggarai Barat melalui instansi terkait. Pada saat yang sama, pihaknya juga sedang melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu para korban.

Sementara itu Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula yang saat ini masih berada di Jakarta untuk menghadiri Dialog bersama Menteri Pendidikan dan Menteri PAN dan RB dalam Apkasi Ministrial Forum menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa yang menimpa warga Desa Poco Rutang Kecamatan Lembor. Sebagai tindak lanjut, Bupati telah memerintahkan Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Manggarai Barat untuk segera ke Lembor.

“Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat tentu sangat prihatin dengan peristiwa yang menimpa warga Desa Poco Rutang. Dan saya sudah perintahkan Kepala BPBD dan Kadis Sosial untuk ke Lembor,” katanya melalui sambungan Telepon.

Dijelaskannya, BPBD dan Dinsos hari ini juga akan ke Lembor untuk mendata para korban dan menghitung segala kerugian. Warga yang menjadi korban akan didata, selanjutnya akan diberikan sumbangan sesuai peraturan perundangan-udangan yang berlaku. “Saya sudah telpon Kepala BPBD dan Kadis Sosial untuk turun lokasi kejadian. Korban tentu diberi sumbangan, tetapi tetap berpedoman pada aturan perundang undangan,” tandasnya.

Hingga informasi ini kami turunkan, pihak kecamatan bersama aparat keamanan setempat tengah membantu para warga yang rumahnya hancur diterjang angin putting beliung.  Sementara itu di Kelurahan Tangge juga terjadi hal yang sama dengan total bangunan rumah yang rusak sebanyak 54 bangunan.

Ke-54 bangunan rumah yang hancur terjadi dalam kurang lebih satu  jam dengan rincian sebagai berikut 41 unit rumah tinggal, 7 unit stan (di pasar dan terminal), Kios, salon kecantikan, bengkel, penggilingan dan sekolah masing-masing 1 unit.

Lurah Tangge Ferdinandus Nggale melalui sambungan Whatsupps menjelaskan, peristiwa yang terjadi di wilayah Kelurahan Tangge terjadi begitu cupat dan diluar akal sehat. Pasalnya dalam rentang waktu yang singkat, puluhan bangunan rumah hancur berantakan. “Anginnya ganas sekali. Banyak rumah yang hancur berantakan,” katanya.

Sumber: Humas Mabar


Cetak   E-mail