Menteri Pariwisata menghadiri Rapat Koordinasi Pengembangan Labuan Bajo dalam rangka IMF-World Bank Annual Meeting 2018, yang langsung dipimpin oleh Menkomar Bapak Luhut Binsar Pandjaitan, di Kantor Kemenkomar, Jakarta (11 January 2018)

Dalam rapat ini dibahas berbagai macam kendala dan masalah dalam pengembangan Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata kelas dunia yang akan menjadi salah satu tujuan Paket Tour IMF-World Bank Annual Meeting 2018.

Menkomar menginstruksikan kepada para Direktur atau Kepala Politeknik agar membuka program-program studi Pariwisata untuk mendukung pengembangan Pariwisata, karena tahun 2019 Pariwisata akan menjadi penyumbang Devisa Terbesar!!

Masalah-masalah utama di Labuan Bajo antara lain: Akses (Bandara, Jalan, Pelabuhan wisata & Marina), Sampah, Air Bersih, supply BBM, Listrik, dan infrastruktur pendukung Pariwisata seperti akomodasi (hotel, homestay, TIC, Souvenir Shops, etc.), serta pelatihan SDM Pariwisata..

Menkomar kembali menegaskan, semua masalah harus diselesaikan, karena Labuan Bajo akan dijadikan destinasi wisata kelas dunia sesuai perintah Presiden Joko Widodo. Jika kita mengundang wisatawan, kita juga harus siap, harus memberikan kesan yang bagus.

Menkomar menginstruksikan kepada semua Kementerian/Lembaga, Pemda, BUMN, dan seluruh pihak terkait agar dalam 2 minggu kedepan pergi ke Labuan Bajo, melihat masalah, menerima semua masukan-masukan, kemudian mencari solusi. Tanggal 30 Januari akan dilakukan rapat kembali sebagai tindak lanjut, untuk dilaporkan kepada Presiden.

Menpar juga menyampaikan arahan Presiden untuk membangun Souvenir Shop yang menggunakan Arsitektur Nusantara. Kemenpar sudah memiliki desainnya yang sudah dibuat Yori Antar, ahlinya Arsitektur Nusantara. Desain tersebut silakan dipakai. Good news, Presiden sudah menyatakan pembangunan Souvenir Shop di Labuan Bajo akan dijadikan prioritas!

Kemenpar juga telah menetapkan Paket-Paket Wisata di Labuan Bajo Flores dan akan melakukan promosi penjualan paket-paket tersebut secara intensif melalui Strategi BAS (Branding, Advertising, Selling) dengan berbagai media: TV (CNN, BBC), digital (Google, TripAdvisor, Baidu), OOH, dan selling di Spring Meeting IMF-WB April 2018.

#WonderfulIndonesia


Cetak   E-mail