LABUAN BAJO – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai Barat menyelenggarakan kegiatan laporan pendahuluan Grand Design E-Government ( E-Government, Smart city dan 2 Aplikasi ) Kabupaten Manggarai Barat di ruang Sekretariat Dinkominfo Mabar, Senin (23/7/2018).

Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan laporan pendahuluan Grand Design E-GOV dari CV. AECON Semarang yakni Radityo Wahyu, ahli Tata Kota, dan Dr. Julianto, ahli IT, serta Erhan, Direktur CV. AECON.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai Barat, Ir. Dominikus Damsut, dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan, kerinduan kita untuk melaksanakan sistem E-Gov mulai terjawab dengan adanya pemaparan laporan pendahuluan Grand Design E-Gov Kabupaten Manggarai Barat dan ini menjadi bukti bahwa kita serius menanggapi dan menjalankan program Pemerintah Pusat dan Pemeritah Propinsi dalam menerapkan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik.

Lebih jauh Domi Damsut menjelaskan, pelaksanaan program yang baik didahului dengan perencanaan yang baik pula dan hasilnya pun tentu dapat terjawab sesuai dengan program yang telah direncanakan.

Oleh karena itu, lanjut Domi Damsut, diharapkan setiap aparatur dapat mengikuti kegiatan pemaparan awal ini dengan baik dan selanjutnya belajar bagaimana sistem ini mesti dijalankan demi terciptanya sistem pemerintahan yang bersih dan transparan serta terjawabnya pelayanan administrasi pulik yang cepat dan tepat.

Pada kesempatan tersebut, Domi Damsut menyampaikan terima kasih kepada CV. AECON dan berharap agar kerjasama ini dapat membantu menghasilkan terlaksananya penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Sementara itu, Dr. Julianto dalam pemaparannya mengatakan, saat ini kita berada di era informasi dan teknologi. Termasuk aktivitas kepemerintahan juga berkaitan dengan IT. Dinas Komunikasi dan Informatika merupakan pilot atau komandan yang sangat menentukan terciptanya pelaksanaan pemerintahan yang bersih, transparan, pelayanan adminstrasi publik yang cepat dan jauh dari kesan lamban dan berbelit-belit.

Julianto menjelaskan, latar belakang dari penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini adalah untuk merubah model pelaksanaan pemerintahan yang dijalankan secara otoriter dan sentralistik menjadi sistem pemerintahan yang demokratis melalui budaya kepemerintahan yang baik, bersih, transparan, akuntabel, dan mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif serta memperpendek lini pengambilan keputusan.

Selanjutnya Julianto mengungkapkan, melalui penerapan sistem E-Gov ini, target yang mendapat penekanannya adalah pelayanan publik yang cepat, terpecaya dan mudah dijangkau secara interaktif, dan aspirasi masyarakat dari berbagai elemen didengar dan dipertimbangkan untuk ditindaklanjuti.

Hal yang paling penting, ujar Julianto, adalah adanya kesepahaman antar OPD di daerah ini dalam penerapan sistem E-Gov ke depannya.

Dalam pada itu, Radityo Wahyu pada kesempatan berikutnya mengatakan, Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai pemegang komando dalam penerapan sistem E-Gov bersama OPD lainnya mesti memastikan infrastrukturnya seperti jaringan internet tersedia dengan baik, perlunya disediakan free wifi di area publik sehingga masyarakat pun dapat terlayani.

Dengan kata lain, jelas Radityo, apa yang dibutuhkan dan dikembangkan dalam pelaksanaan E-Gov sesuai dengan program utama Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat menjadi point penting yang harus dikelola dengan baik oleh Dinas Kominfo.

Hadir pada kesempatan kegiatan tersebut para Kepala Bidang, kepala seksi, staf ASN dan Tenaga Kontrak Daerah bersama anak-anak sekolah dari SMKN I Kecamatan Kuwus yang melaksanakan praktek di Dinas Kominfo Mabar. (Arnoldus Nggorong)

 


Cetak   E-mail