Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Implementasi Sistem Verfikasi Legalitas Kayu (SVLK) di Kabupaten Manggarai Barat yang diselenggarakan LSM Burung Indonesia di La Prima Hotel Labuan Bajo, Selasa (20/3/2018).

Bupati Gusti Dula, dalam sambutannya mengatakan, kehadiran para nara sumber dalam kesempatan ini memberi arti penting tentang pengelolaan hutan dan hasil-hasilnya. Sumber daya hutan sangat kaya dan karena itu diperlukan model pengelolaan yang ramah terhadap hutan sehingga tidak merusak.

Oleh karena itu, lanjut Bupati Gusti Dula, OPD (organisasi perangkat daerah) terkait diharapkan dapat memberikan tanggapan yang serius sesuai tupoksinya masing-masing, memikirkan apa saja yang perlu dilakukan dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan lebih konkrit terkait sistem pengelolaan kayu hasil hutan yang kemudian akan dilakukan ke depan.

Bupati Gusti Dula mengapresiasi LSM Burung Indonesia yang menaruh kepedulian terhadap sistem verfikasi legalitas kayu (SVLK) dengan menyelenggarakan kegiatan ini. Dan tentu sangat membantu Pemerintah Daerah. “Harapannya adalah pemasaran kayu dapat berjalan dengan baik karena memiliki legalitas jelas,” ujarnya.

Maka dari itu, Pemerintah Daerah sangat mendukung kegiatan ini dan lebih dari itu dari kegiatan ini dapat menghasilkan poin-poin penting yang selanjutnya ditindaklanjuti dalam perumusan aturan, peraturan bupati, dan peraturan daerah.

Untuk diketahui, kegiatan FGD Percepatan Implementasi SVLK di Kabupaten Manggarai Barat diikuti oleh sejumlah peserta dari instansi terkait antara lain KPH Wilayah Manggarai Barat, UPT Dinas Kehutanan Propinsi NTT, Dinas Perindakop dan UKM Kabupaten Manggarai Barat, BPKH Wilayah XIV Kupang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Manggarai Barat, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai Barat, Dinas Perumahan Rakyat, Keawasan Pemukiman dan pertanahan Kabupaten Manggarai Barat, BP4D Kabupaten Manggarai Barat, Badan Pertanahan Nasional Manggarai Barat, BPM dan Perijinan Terpadu Kabuapten Manggarai Barat, FPKM, KSU BAM, Kepala Desa Kempo dan Kepala Desa Poco Golo Kempo, Perwakilan CDG dari desa Kempo dan Desa Poco Golo Kempo, Perwakilan Pengusaha Pengampungan Kayu dari CV. Karya Mandiri, Perwakilan Pengusaha Meubeler dari CV. Jepara Indah. (Arnoldus Nggorong)


Cetak   E-mail