BUPATI MABAR: GALAKKAN TERNAK SAPI

30-Apr-2018 06:12:56

Labuan Bajo – Lagu ‘Gembala Sapi’ ciptaan Group Musik Country Babadotan yang sangat populer tahun 1984 dengan vokalis Iwan Fals dan berhasil menjadi pemenang festival musik country di Trisakti waktu itu, berkumandang merdu di Lapangan Sepak Bola Kakabotek Wae Nakeng, Kecamatan Lembor, Sabtu (28/4/2018) pada acara Kontes Sapi dan Pencanganan Program UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting) yang diselenggarakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Manggarai Barat.

Panas terik yang membakar kulit bahkan menjadi penyemangat bagi sejumlah pegawai DPKH menyanyikan lagu ‘Gembala Sapi’ dengan penuh energik sambil menari dengan riangnya. Tak ketinggalan para undangan pun turut menggerakkan tangan seraya menggoyang-goyangkan kepala mengikuti irama musik nan penuh semangat.

Semuanya larut dalam keriangan dan kegembiraan termasuk para peternak sapi terlebih peternak yang berhasil meraih juara pada lomba kontes sapi.

Prospek pengembangan ternak sapi di Kabupaten Manggarai Barat sangat potensial. Di beberapa kecamatan seperti Lembor Selatan, Komodo, Lembor, Macang Pacar, Welak, dan Boleng terdapat padang penggembalaan yang cukup luas.

Maka dari itu, Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, dalam sambutannya mengatakan, pengembangan ternak sapi di daerah ini perlu digalakkan. Usaha ternak sapi jika ditekuni dapat memberi nilai keuntungan ekonomis yang tinggi.

Yang perlu diingat, lanjut Bupati Gusti Dula, adalah peternak mesti memiliki keterampilan yang baik dan pengetahuan yang cukup dalam memelihara sapi sehingga dapat menghasilkan sapi yang sehat dan gemuk. Sapi yang sehat dan gemuk tentu memiliki nilai jual yang tinggi.

Dalam pada itu, Kepala DPKH Kabupaten Manggarai Barat, Ir. Frida A. Buthe, dalam laporannya mengatakan, program UPSUS SIWAB bertujuan untuk meningkatkan populasi sapi dan kerbau bunting, memberikan pelayanan kawin suntik/inseminasi buatan (IB) pada ternak sapi, meningkatkan produksi dengan inseminasi buatan, mengejar swasembada sapi yang ditargetkan tercapai pada tahun 2026 serta mewujudkan Indonesia yang mandiri dalam pemenuhan pangan asal hewan, dan memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri untuk dapat terus menghasilkan pedet.

Pada kesempatan tersebut dilakukan pembagian telur kepada para siswa-siswi SD dengan maksud untuk mendorong para orangtua agar memberikan makanan yang bergizi seperti telur kepada anak-anaknya karena telur memiliki protein yang sangat lengkap.

Selain itu juga dilakukan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba kontes sapi. Setiap pemenang mendapat hadiah piala dan uang masing-masing Rp. 2.000.000,- untuk juara satu, Rp. 1.500.000,- untuk juara dua dan Rp. 1.000.000,- untuk juara tiga.

Pada kategori sapi bali jantan bibit, juara satu direbut Lasarus Nambut dari Kecamatan Lembor, juara dua didapat Ahmad Riski Sunarto dari Kecamatan Lembor Selatan, dan juara tiga adalah Falentinus Bas dari Kecamatan Boleng.

Sementara untuk kategori sapi bali betina bibit, Andreas Advendi dari Kecamatan Mbeliling meraih juara satu, Maksimus Abun dari Kecamatan Lembor Selatan mendapat juara dua, dan Wahidin dari Kecamatan Komodo memperoleh juara tiga.

Sedangkan pada kategori sapi bali betina induk, juara satu berhasil diraih Florianus Sumarjo dari Kecamatan Kuwus, juara dua adalah Andreas Syukur dari Kecamatan Sano Nggoang, dan juara ketiga dari Kecamatan Komodo yakni Philipus N. Jemaru.

Dalam kesempatan yang sama diumumkan juga juara kategori peserta terfavorit yang didapat Falentinus Ferdy dari Kecamatan Mbeliling. Sedangkan di kelompok pendamping terbaik pertama, juara satu dari Poskeswan Lembor yakni Emerensiana Lahi,A.Md, juara dua adalah Bibiana Azi dari Poskeswan Macang Pacar/Pacar) dan juara tiga diperoleh Blasius jano dari Poskeswan Ndoso.

Untuk diketahui, lomba kontes sapi diikuti 30 peserta dari 10 kecamatan. Tiap kecamatan mengirim tiga peserta. Kesepuluh kecamatan yang turut dalam perlombaan tersebut adalah Komodo, Mbeliling, Boleng, Sano Nggoang, Lembor, Welak, Lembor Selatan, Kuwus, Ndoso dan Macang Pacar.

Acara Kontes Sapi dan Peluncuran Program UPSUS SIWAB ditutup dengan foto bersama Bupati Manggarai Barat bersama rombongan dan para juara serta pendamping. (Arnoldus Nggorong)