70 TENAGA KERJA ANGKATAN MUDA MANGGARAI BARAT IKUT SERTIFIKASI BERBASIS SKKNI

30-Oct-2018 03:33:13

LABUAN BAJO – Industri pariwisata di Labuan Bajo terus mengalami perkembangan yang sangat pesat. Seiring dengan perkembangan tersebut kebutuhan akan tenaga kerja yang terampil dan kompeten menjadi tuntutan yang harus dipenuhi.

Untuk menjawabi tuntutan itu, 70 tenaga kerja angkatan muda mengikuti fasilitasi sertifikasi berbasis Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi di Hotel La Prima Labuan Bajo, Senin (29/10/2018).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Makasar bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia Surabaya. Kegiatan Pendidikan dan Latihan ini dilaksanakan selama tiga hari mulai 29 sampai dengan 31 Oktober 2018.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang informatika yang berdaya saing baik di tingkat nasional maupun internsional, dan tersedianya tenaga kerja yang terampil, memiliki pengetahuan yang mumpuni serta berkarakter.

Pada hari terakhir, peserta pelatihan akan diuji. Peserta yang lulus uji kompetensi akan mendapat sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi, sedangkan peserta yang dinyatakan belum kompeten akan diberikan sertifikat keikutsertaan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Komputer Indonesia.

Adapun skema yang diuji adalah junior programming, database programming, junior networking, junior technical support, practical office advance, help desk, dan difital imaging.

Peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan dan uji kompetensi tersebut adalah angkatan kerja muda yang belum bekerja dan memiliki kualifikasi pendidikan D1, D2, D3 dan SMA/SMK sederajat.

Kepala BBSDMP Kominfo Makasar, Ir. H. Ruslan Harun,MM., mengatakan, kegiatan ini telah mulai dilaksanakan sejak tahun 2015 untuk mempersiapkan angkatan kerja muda memasuki dunia kerja terlebih menyongsong era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Tahun ini dilaksanakan di 10 Kabupaten/Kota dan Labuan Bajo adalah tempat terakhir diselenggarakannnya kegiatan ini,” ujar Ruslan Harun.

Ruslan Harun menjanjikan akan melaksasnakan kegiatan yang sama pada tahun depan di Labuan Bajo apabila peserta yang lulus mencapai 80 persen. Apalagi industry pariwisata di Labuan Bajo berkembang sangat pesat yang berdampak pada kebutuhan tenaga kerja yang berkualitas dan kompeten.

“Memang tidak tidak mudah. Yah... gampang-gampang susah peserta bisa lulus dalam uji kompetensi ini. Dan ada 3 indikator yang harus dimiliki oleh angkatan kerja muda yang lulus yakni skill, knowledge, attitude. Salah satu saja diantara kegitanya tidak terpenuhi, maka peserta tidak lulus,” ungkap Ruslan Harun.

Sementara itu, Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, mengatakan, industry pariwisata membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan diandalkan.

Oleh karena itu, Bupati Gusti Dula berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan belajar sungguh-sungguh untuk bisa memperolah sertifikat yang menunjukkan pengakuan atas keahlian yang dimiliki. (Arnoldus Nggorong)