Wontong, Pijar,-

Mutu dan kualitas pendidikan sekolah yang menyebar di wilayah pedesaan, sangat berbeda jauh dengan sekolah di wilayah perkotaan. Pemikiran ini bukannya tidak beralasan, lantaran fasilitas di sekolah yang ada di wilayah pedesaan terbatas jika dibandingkan dengan sekolah yang ada di Kota.Namun kondisi ini terbilang terbalik dari pemikiran itu, bukan tidak beralasan lihat saja, walau ada di desa yang jauh dari perkotaan dengan fasilitas seadanya, namun ada prestasi gemilang yang mengembirakan.

Lomba bidang studi mata pelajaran matematika Tahun Akademik 2017/2018 tingkat Sekolah Dasar se Kabupaten Manggarai Barat yang di gelar Senin (23/10) di SDK Wae Medu Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat diraih oleh Maria Efantiana Aryanti murid kelas V Sekolah Dasar Inpres (SDI) Benteng Deda desa Wontong Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat.

Maria Efantiana Aryanti yang biasa disapa FANTY atau teman sejawat biasa menyapanya Indung, gadis kecil asal  kampung Wontong, desa Wontong, Kecamatan Macang Pacar, merupakan anak ketiga dari David Jelahu dan ibu Nesty seorang petani sederhana. Indung mampu mengalahkan peserta yang lain perwakilan dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Mabar termasuk yang ada di Kota Labuan Bajo.

Kepala Sekolah SDI Benteng Deda Fransiskus Seda,S.Pd menginformasikan fanty alias Indung meraih juara I, untuk lomba bidang studi matematika. Perlombaaan tingkat Kabupaten Manggarai Barat, dengan mengantongi nilai 8 “Ini sangat membanggakan sekolah, karena Fanty mampu mengharumkan almamater SDI Benteng Deda dan Macang Pacar sebelumnya, anak ini menjadi juara I di tingkat gugus demikian juga lomba di tingkat Kecamatan”katanya.

Salah seorang guru di SDI Benteng Deda Ibu Theresia Djia,S.Pd menceritakan, Fanty atau Indung merupakan sosok siswa yang tenang dalam keseharianya, ketika diberikan gembleng oleh guru, cepat mengerti. “Anaknya sangat cerdas dan ketika guru memberikan materi, dirinya cepat menangkapnya dengan baik dan  ingatannya cukup kuat” ujar ibu Theres dalam suatu kesempatan.

Menurut dia, selama mengikuti perlombaan baik di tingkat gugus, tingkat Kecamatan hingga Kabupaten, guru bidang studi selalu mengemblengnya, dan para guru sangat senang karena Fanty, mampu meraih juara dalam perlombaan ini,katanya. Dan slah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh  SDI Benteng Deda juga memberlakukan belajar sore, dan untuk belajar sore ini, semua guru di buat jadwal untuk piket studi sore.

Sementara itu Fanty atau Indung  saat ditemui Media ini di sekolahnya beberapa waktu lalu mengaku, sangat senang dan bangga telah meraih juara I dalam perlombaan bidang studi matematika tahun akademik 2017/2018 tingkat SD se Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo dan dirinya tidak yakin kalau dirinya juara, namun berkat keuletanya dan dukungan para guru, akhirnya mampu meraih juara I.

Dengan tulus dan lugu dirinya mengaku cita-citanya kelak ingin menjadi guru matematika, ketika melanjutkan pendidikanya nanti.